Ketika gue kecil gue ingin jadi pilot

October 10th, 2008 by nekomaru

Gue pernah bermimpi untuk jadi pilot waktu gue kecil .. setiap kali guru gue tanya … jawaban dah pasti dijawab dengan lantang .. saya mau jadi pilot 

Gue masih inget, gue dulu tuh suka banget ama yg namanya “Kamen Rider” ato disini lebih terkenal sama yang namanya Ksatria Baja Hitam. Gue punya paman, dia bisa menggambar. Jadi setiap datang ke rumah, sudah pasti yg pertama kali diminta itu .. gambar ksatria Baja Hitam. Mungkin karena terlalu sering, seperti biasa akhirnya dia malas ‘n menhindar untuk menggambar. Dan ini adalah salah satu pemicu gue untuk belajar menggambar.
Gue bukan anak yg merasa ketika itu berbakat. Papa ‘n mama bukan orang yg bersekolah tinggi, tapi mereka punya kemampuan yg luar biasa. Mama bisa buat baju, papa bisa buat apa aja yg dia mau ‘n bisa main harmonika. Setiap ada pelajaran menggambar atau kerajinan tangan, mereka tuh yg selalu siapin. Alhasil gue tinggal santai n merengek kalo ada tugas.
Tapi mereka bukan orang tua yg dengan mudah membantu begitu saja, ikat pinggang sama kemoceng jadi santapan waktu gue ngerengek.

Dunia kesenian ini mungkin yg jadi santapan gue sehari2 sejak kecil, meskipun orang tua gue ga merasa mereka berada di dunia seni tapi kreatifitas mereka gue kagumi. Ga gampang nyerah sama selalu berpikir mencari cara untuk membuat sesuatu. Itu yg membuat gue sekarang yakin yg namanya bakat itu tidak ada, yang ada hanya kemauan. Gue masih inget mama selalu ajarin untuk mengerjakan yg terbaik, n papa selalu ajarin untuk berbagi, jangan pernah anggap orang lain itu berbeda, dan yg pasti dia ajarin untuk belajar menghargai karya.

Tidak secara langsung, tapi sedikit demi sedikit, mereka bukan orang yg sempurna, penuh kekurangan tapi itulah manusia .. belajar dari yg namanya kekurangan dirinya.
Gue seorang yg labil, gue rapuh .. karena keadaan dan lingkungan pergaulan yg sangat bertolak belakang. Keadaan keluarga gue bukan dari keluarga berada, tetapi lingkungan menuntut lain. Hal ini membuat gue membohongi diri sendiri, gue ingin terlihat sama seperti orang lain.

Sedangkan orang tua gue, terutama papa slalu menanamkan untuk jadi diri sendiri. Memang sulit, dan itu membuat gue sempat hilang arah. Mengikuti apa kata arus dan gue tenggelam. Tapi buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya, sekarang gue tau artinya sebuah keluarga dan pentingnya nilai yg ditanam dalam keluarga. Belajar dari kesalahan jadi santapan favorit. Gue tau sekarang, meski keluarga gue tidak sempurna dimata orang lain (secara ekonomi) tapi gue percaya yg gue lihat inilah keluarga.

Gue mulai menyukai dunia seni, dunia gambar adalah dunia yg paling awal berkenalan. Hanya karena kita gue gambar gue bisa menggeluarkan semua mimpi gue n apa yg gue mau. Meski hanya berbentuk gambar. Orang tua gue sangat mendukung semua jalur yg disukai anaknya selama itu positif. Secara pelajaran, gue lemah. Kalo iseng liat2 rapot waktu smp n sma gue merasa ajaib bisa lulus dengan tidak pernah tinggal kelas.

Sekarang kegemaran dari kecil itu lama kelamaan berubah menjadi dunia yg tidak terpisah. Mimpi awal ingin menjadi pilot, lama-lama bergeser .. gue ingin jadi seniman. Indonesia merupakan negara yg masih awam dengan dunia seni, banyak orang salah menafsirkan apa itu seni dan seringkali dianggap negatif .. seseorang pemalas yg tidak punya masa depan. Terlebih banyak orang mengatas namakan seni untuk melakukan hal aneh yg tidak berguna. Bahkan hal negatif dipaksa menjadi positif dengan mengatasnamakan seni.

Sekarang semua berubah, sekarang seni menjadi duniaku, dunia tanpa batas dimana imajinasi selalu muncul dan dunia dimana orang bebas menjadi apa pun yg dia mau. Gue mempunyai banyak sekali mimpi, mungkin bisa dikatakan cita2 .. hmm kurang tepat, itu bukan cita2, gue lebih suka menyebutnya mimpi. Mimpi ku yg pertama gue ingin bisa gambar, jujurlah pada diri sendiri dan terus belajar. Sekarang gue sedang berada didalam mimpi pertama gue.. gue ingin bisa menggambar, gue bisa menggambar tapi mimpi ini belum berakhir.. masih banyak yg perlu dipelajari.  Dan banyak mimpi lain yg sekaramg sedang gue jalani.

Hati-hatilah menceritakan mimpimu, itu pesan yg gue ingat dari seseorang. Sekarang gue mengalami, ketika gue berhenti bekerja pada orang lain dan berusaha menjalani dunia gue sendiri karena gue ingin masuk kembali dalam jalur mimpi gue. Banyak orang mengira, mereka paham karena mereka merasa sama. Tapi sebenarnya dari 5 milyar orang di dunia, tidak ada satupun mimpi yg sama meski bentuknya boleh sama tapi jalurnya pasti berbeda. Banyak orang yg merasa lebih berpengaruh berusaha membawa orang lain masuk dalam jalurnya dan merubah mimpinya. Itulah sebabnya seseorang perlu seorang teman yg disebut PRINSIP. Dan mental yg sangat kuat, karena jalan meraih mimpi itu tidak gampang.

Mimpi adalah dunia yg sangat menarik, dunia dimana tidak ada perbedaan ras, perbedaan suku, perbedaan bahasa, perbedaan agama. Idealisme yg tidak akan pernah bisa dimengerti.

Kebanyakan dari mimpi gue itu bergelut pada dunia AKU.
Gue baca 2 buku yg sangat menarik, salah satunya Laskar Pelangi. Buku ini menginspirasi banyak sekali. Setelah baca buku ini, gue berkata sama diri gue, apa mimpi gue buat negara ini. Indonesia.
Kita seringkali membandingkan dengan negara2 tetangga, di Singapur enak aman bla bla bla, di indo ga enak bla bla bla. Perbandingan yg tidak adil, karena semua orang indo diluar negri bisa menjadi makhluk yg tertib, tapi disaat kembali ke indo semua merasa negara ini tempat sampah dan boleh berlaku seenaknya.

Untuk membangun negri ini bukan melalui tangan pemerintah, bukan tangan LSM, bukan bantuan pengusaha kaya, tapi semua kembali sama diri sendiri. Sejauh mana kita bisa berprinsip, menghargai negri Indonesia, mencintai negri Indonesia, dan membangun negri Indonesia ini. Semua kembali sama diri kita sendiri untuk menjadi manusia yg disiplin dan rajin serta saling menghargai dan tolong menolong.

Gue hanya seseorang yg bergelut di dunia Art, melalui dunia inilah gue berusaha untuk membangun negri gue. Mimpi gue buat indonesia, menjadikan negri ini sebagai rumah bagi setiap warga negaranya, dimana semuanya bisa bangga menyandang nama gue orang Indonesia. Negara yg disegani bukan ditakuti, negara yg bersahaja. Ga perlu menunggu jadi seorang politikus, diri lo seorang atlet, jadilah atlet yg terbaik, diri lo seorang koki ..jdlah koki terbaik, lakukan semuanya dengan maksimal dan dengan tulus.
Mimpi kita bukan cuma buat kita sendiri tapi untuk orang lain juga.
Tuhan berkati.

I Shall Transform

August 24th, 2008 by nekomaru

I Shall Transform

I do not  ask to walk smooth paths nor bear an easy load
I pray for strength and fortitude to climb the rock strewn road.
Give me such courage and I can scale the hardest peaks alone
And then I shall learn to transform every stumbling block into a stepping stone.

Turn The Pages

July 15th, 2008 by nekomaru

Turn The Pages

You cannot finish the book of life,
without closing it’s chapters.

If you want to go on…
then you have to leave the past
as you turn the pages.

Start It

July 8th, 2008 by nekomaru

Start It

                  


Don’t look at a thing; Start it.
Don’t put it off a day; Start it.
Don’t pretend you must think over; Start it.
Don’t start half-heartedly; put every thing you can.


Try Till You Win

July 7th, 2008 by nekomaru

Try Till You Win

                  


Every time we fall in life, we give up.
We give up our dreams, give up ourselves.

Waves are inspiring, not because they rise and fall;
But because each time they fall, they never fail to rise again.

To win, you need to try. Try till you win.

Ability To Do It

July 7th, 2008 by nekomaru

Ability To Do It

                  


There is no limit to what you can imagine.
And with commitment, with effort,
what you can imagine you can become.

Put your mind to work for you.
Believe that you can do it.
The world will tell you that you can’t.
Yet, in your belief you’ll find the strength,
you’ll find the ability,to do it anyway.

Moral From Kungfu Panda movie .. kereen .. dapet dari bulbo … keren pisan

July 4th, 2008 by nekomaru
Po , si Panda jantan, yang sehari-hari bekerja di toko
mie ayahnya, memiliki impian untuk menjadi seorang pendekar Kung Fu.
Tak disangka, dalam suatu kompetisi, Po dinobatkan sebagai Pendekar
Naga yang dinanti-nantikan kehadirannya untuk melindungi desa dari
balas dendam Tai Lung.

var curDiv = document.getElementById(’ln0′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

Saat menonton film animasi ini, saya seperti diingatkan tentang beberapa hal:

var curDiv = document.getElementById(’ln1′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

1.The secret to be special is you have to believe you’re special.

var curDiv = document.getElementById(’ln2′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

Po
hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang
hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya
membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri.

var curDiv = document.getElementById(’ln3′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

Kalau
kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan
punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang spesial. Kita akan bisa,
kalau kita berpikir kita bisa. Seperti kata Master Oogway, You just
need to believe

var curDiv = document.getElementById(’ln4′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

var curDiv = document.getElementById(’ln5′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

2.Teruslah kejar impianmu.

var curDiv = document.getElementById(’ln6′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

Po,
panda gemuk yang untuk bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu
Kung Fu. Berapa banyak dari kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai
impian karena terhalang oleh pikiran negatif diri kita sendiri? Seperti
kata Master Oogway, Kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat
ini adalah anugerah, makanya disebut Present (hadiah). Jangan biarkan
diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan.
Ayo berjuanglah di masa sekarang yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.

var curDiv = document.getElementById(’ln7′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

var curDiv = document.getElementById(’ln8′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

3.Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu percaya dengan kemampuan orang itu, dan kemampuan dirimu sendiri.

var curDiv = document.getElementById(’ln9′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

Master
ShiFu ogah-ogahan melatih Po . Ia memandang Po tidak berbakat. Kalaupun
Po bisa, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap. Kondisi ini
berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah ShiFu diyakinkan Master
Oogway –gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah Pendekar Naga dan Shi
Fu satu-satunya orang yang mampu melatihnya. Sebagai guru atau orang
tua, hal yang paling harus dihindari adalah memberi label bahwa anak
ini tidak punya peluang untuk berubah. Sangatlah mudah bagi kita untuk
menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga acap kali
membuat kita kehilangan percaya diri, bahwa kita masih mampu untuk
membimbing mereka.

var curDiv = document.getElementById(’ln10′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

var curDiv = document.getElementById(’ln11′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

4.Tiap individu belajar dengan caranya sendiri dan motivasinya sendiri.

var curDiv = document.getElementById(’ln12′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

Shi
Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan
semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak bisa
menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain. Demikian juga
dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar yang kombinasi
ketiganya membuat setiap orang punya gaya belajar yang unik. Hal yang
menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan
keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang
dirugikan.

var curDiv = document.getElementById(’ln13′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

var curDiv = document.getElementById(’ln14′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

5.Kebanggaan
berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa membutakan mata kita
tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa mereka ke arah yang
salah.

var curDiv = document.getElementById(’ln15′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

Master
ShiFu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan tutul, murid pertamanya,
yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk Tai Lung sedemikian rupa agar
sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung akan menjadi
Pendekar Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak
melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal, bahkan
nyaris kehilangan nyawanya. Seringkali kita memiliki image yang keliru
tentang diri sendiri/anak/ murid kita. Parahnya, ada pula yang dengan
sengaja mempertebal tembok kebohongan ini dengan hanya mau mendengar
informasi dan konfirmasi dari orang-orang tertentu.11 tahun tidak
membuahkan hasil yang signifikan. Ketika kita punya image yang keliru,
kita akan melangkah ke arah yang keliru.

var curDiv = document.getElementById(’ln16′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

var curDiv = document.getElementById(’ln17′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

6.Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.

var curDiv = document.getElementById(’ln18′);
curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);
var links = curDiv.getElementsByTagName(’a');
for(var i = links.length; i >= 0; –i) {
if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + “…”;
}

Setelah
dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan
kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya. Sisi terburuk dari
kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak
berbagi ksh.

Wrong People

June 29th, 2008 by nekomaru

God wants us to meet a few wrong people before meeting the right one.

So when we finally meet the right people,
we should know how to be grateful to them.

Passing Time

June 29th, 2008 by nekomaru

Passing Time

Don’t ever say that you don’t have enough time.
You have exactly the same number of hours in a day
that were given to Helen Keller, Louis Pasteur,
Michelangelo, Mother Teresa, Leonardo Da Vinci,
Thomas Jefferson and Albert Einstein.

Make best use of all the time you have.
Once lost, you will never get it again…

Act Of Life

June 3rd, 2008 by nekomaru

Acts Of Life

               

You always experience the consequences of your acts.
If your acts are right, you’ll get good consequences;
If not, you’ll suffer for it.

Right or Wrong, its in your hand.
But at the end, all acts sum up as your life.